Perusahaan Ahrefs akan Membangun Search Engine versi sendiri

Perusahaan Ahrefs akan Membangun Search Engine versi sendiri

logo Ahrefs


atumiwa.blogspot.com -- Ahrefs, sebuah perusahaan singapura yang bergerak di bidang jasa penyediaan tool SEO, berencana untuk membangun mesin pencari atau mesin penelusuran (search engine) mirip Google, yang fokus terhadap pembuat konten.

Ahrefs menginvestasikan dana sebesar $60 juta dollar US untuk membangun search engine impian mereka dan diberi nama Yep, sungguh sebuah nama yang tidak umum.

Mesin penelusuran atau search engine ini tidak menggunakan engine API dari google atau bing, tetapi dari buatan sendiri. Karena pembuatannya dari nol, mungkin memerlukan waktu yang agak lama untuk mengadaptasi dan mengumpulkan data berdasarkan hasil trial and error, sebelum mengembangkan lebih lanjut dan memperbaiki untuk menjadi lebih baik.

Karena bermain di search engine, maka Ahrefs tidak segan langsung mengatakan akan bermain di iklan, saingan langsung dengan Google dan Bing, dan mengatakan bahwa 90% persen dari pendapatan iklannya akan diberikan kepada pembuat konten. Sesuatu janji yang bisa menarik orang-orang.

Mereka memberi gambaran seperti ini "katakanlah search engine terbesar di dunia mampu meraup 100 miliar dollar  (1,4 quadrilliun rupiah jika Anda pusing dengan angkanya, atau 1400 triliun rupiah) dalam setahun, imajinasikanlah jika mereka memberikan 90 miliar dollar kepada pembuat konten (content creator) dan penerbit (publisher)."

Ahrefs memberi contoh Wikipedia, situs dengan sumber informasi terbesar dan merupakan dunia-nya pembuat konten, Wikipedia bisa saja akan mendapat beberapa miliar dollar amerika dalam setahun karena banyaknya konten mereka, mereka tidak perlu lagi minta donasi segala ke pengunjung dan bahkan bisa memberikan fee atau gaji atau imbalan kepada orang-orang yang menyunting, membuat, memoles artikel Wikipedia, dengan begitu artikel tersebut akan menjadi lebih berkualitas. 

Pendiri ahrefs, CEO Dmytro Gerasymenko mengatakan: "para pembuat konten yang membuat hasil penelusuran muncul, layak untuk mendapat imbalan pembayaran atas hasil kerja mereka. Kita lihat bagaimana cara kerja Youtube yang membagi penghasilan membuat industri para pembuat konten video berkembang pesat. Dengan membagi 90/10 ke pembuat konten, kami ingin memberikan pembagian yang layak dan adil dalam industri mesin pencari." 

Perusahaan memutuskan untuk memutar pusat datanya sendiri, mengklaim telah memiliki lebih dari 1000 server, menyimpan lebih dari 100 petabyte data. Mereka telah merayap (crawling) dengan AhrefsBot dan menyimpan data web-web dunia selama 12 tahun, sehingga mereka memiliki database yang sangat lengkap dan besar.

Search Engine Yep buatan Ahrefs ini nantinya akan menggunakan database dari ahrefsbot, yang mana ahrefbot selama ini diklaim melakukan kunjungan situs-situs dunia sebanyak 8 miliar halaman setiap harinya (kedua paling banyak dan sering setelah Google).

Ahrefs memiliki 90 karyawan dan bermarkas di negara Singapura. Nantinya tim yang menangani proyek mesin pencari Yep berjumlah 11 orang.

Big Internet companies are making suboptimal decisions to push market valuation. We see more and more ads in search results and not enough care for the people who are actually creating content.
Ahrefs intends to stay independent and focus on helping people to make useful content and to make it more accessible with an ultimate goal to make a search engine sharing profit with content creators.


sumber: Ahrefs
Share:
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url