Berbagai Metode Cek Covid-19

Berbagai Metode Cek Covid-19

Gejala covid-19

Corona Covid-19 sudah beberapa tahun menghampiri kita tapi tidak ada habis-habisnya, entah kapan baru selesai, bahkan makin banyak jenis varian dan sub-jenis varian covid yang bermunculan. Hal ini tentunya bikin kita menjadi resah.

Kalau jalan-jalan di mall atau di tempat umum, kadang kita diperiksa suhu badannya dengan termometer, suhu badan diatas 38 derajat, sudah dianggap Demam, dan demam disebut sebagai salah satu ciri ciri gejala virus Covid, biarpun tidak selamanya akurat, karena bisa saja demam biasa atau penyakit lain. Untuk lebih memastikannya tentu kita perlu menggunakan metode lain.  

Dari hasil penelusuran dan pencarian  dengan google, saya menemukan berbagai cara dalam pengecekan (test) tubuh untuk mendeteksi Corona Covid-19 , diantaranya adalah:

  • Rapid Test
  • RT-Lamp
  • Serologi
  • Test Saliva (air ludah)
  • Rapid Swab Antigen
  • PCR Swab (PCR = Polymerase Chain Reaction)
  • Rontgen dan CT scan untuk scan paru paru
  • yang paling baru: WGS (whole genome sequencing)

Mungkin ada yang bisa jelasin apa saja perbedaan metode di atas? atau ada yang mau tambahin metode lainnya?

Salah satu yang paling baru adalah WGS, sebenarnya metode apakah itu. Berikut sedikit penjelasannya:

WGS (whole genome sequencing)

WGS adalah singkatan dari Whole Genome Sequencing. ini merupakan metode deteksi covid-19 paling baru dan paling efektif karena sangat cepat dan akurat hasilnya.

Cara ini menggunakan pengurutan kode genetik. WGS sangat efektif untuk menemukan berbagai varian baru corona atau covid-19. Jadi varian baru lebih mudah dideteksi dan kemudian melakukan persiapan lebih awal, dan pengecekan apakah lebih berbahaya atau lebih ganas dibanding varian sebelumnya.

WGS adalah materi susunan genetik dari suatu organisme yang terdiri dari DNA. Karena setiap organisme memiliki urutan DNA. virus seperti Covid-19 atau corona juga merupakan organisme hidup, sehingga memiliki susunan ciri khas tersendiri juga.

Pengurutan seluruh genom dilakukan pada laboratorium yang menentukan urutan basa pada genom suatu virus (dalam hal ini covid-19)

Prosedur dan langkah Whole Genome Sequencing adalah:
  1. Pemotongan DNA
  2. Pengkodean batang DNA
  3. Pengurutan seluruh Genom
  4. Penganalisian Data
---

Tentu saja sebelum melakukan pengecekan dengan salah satu metode diatas, kita dapat mengira-ngira sendiri apakah kita terkena covid atau tidak, yaitu dengan menganalisis sakit kita.

Jika anda curiga, maka mungkin bisa berhati-hati dengan gejala yang muncul. Beberapa jenis sakit yang dekat kaitannya dengan corona covid-19 adalah sebagai berikut, gejala yang paling umum di antaranya:
  • demam
  • batuk
  • kelelahan
  • kehilangan rasa atau bau
Gejala yang kurang umum:
  • sakit tenggorokan
  • sakit kepala
  • sakit dan nyeri
  • diare
  • ruam pada kulit, atau perubahan warna jari tangan atau kaki
  • mata merah atau iritasi
Sedangkan gejala yang dapat menimbulkan keseriusan adalah:
  • kesulitan bernapas atau sesak napas
  • kehilangan bicara atau mobilitas, atau kebingungan
  • nyeri dada
Jika mendapat sakit gejala tingkat "serius" diatas, jangan tunda lagi, langsung mencari dokter atau ke rumah sakit, minimal melakukan pengecekan Covid-19 dengan salah satu metode di atas.

Biasakah selalu menjaga jarak, sering cuci tangan dengan sabun terutama sebelum makan, menggunakan masker, jangan sering keluar, dan rutin berolahraga.


Share:
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url