Berbagai Negara Dunia yang Terkenal Kualitas Biji Kopinya
Kualitas kopi yang luar biasa tidak pernah muncul begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh harmoni kompleks dari berbagai faktor seperti iklim mikro, jenis tanah (seringkali vulkanik yang kaya mineral), ketinggian penanaman, varietas biji, metode pengolahan (washed, natural, atau honey), hingga teknik roasting dan brewing.
Salah satu elemen paling menonjol yang membentuk karakter unik sebuah kopi adalah aspek single origin, yaitu ketika biji kopi berasal murni dari satu negara, region, atau bahkan petani tertentu, sehingga mencerminkan terroir khas negeri tersebut, seperti taste earthy boldness dari Indonesia, bright fruity notes dari Afrika Timur, atau wild complexity dari Yemen, membuat setiap cangkir menjadi perjalanan rasa yang autentik dan tak tergantikan. Berikut kelas kopi berdasarkan single origin negaranya.
Negara Kualitas Kopi TIER 1
1. Panama (terutama varietas Geisha/Gesha)
Kopi dari Panama, khususnya Geisha dari farm seperti Finca Deborah, sangat dominan di kompetisi.
Contoh: Pada WBC 2024, top 3 juara semua pakai Geisha dari Panama.
Tahun-tahun sebelumnya (seperti 2016 dengan Berg Wu) juga sering menang pakai Geisha Panama.
Alasan: Rasa floral, jasmine, tropical fruit, dan kompleksitas tinggi yang bikin juri terkesan.
2. Ethiopia
Sebagai birthplace of coffee, Ethiopia terkenal dengan kopi natural/washed yang punya rasa fruity (blueberry, berry, citrus) dan floral.
Varietas seperti Yirgacheffe, Sidamo, atau heirloom sering dipilih untuk highlight keunikan terroir.
Banyak barista pakai Ethiopia untuk signature drink karena ekspresif dan "gateway" ke specialty coffee.
3. Colombia
Colombia lagi naik daun banget belakangan.
Pada WBC 2021, Diego Campos jadi juara pertama dari Colombia pakai kopi lokal (eugenioides).
Tahun-tahun terakhir, banyak finalist pakai varietas eksperimental seperti Pink Bourbon, Sidra, atau Gesha dari Colombia.
Rasa balanced, sweet, dengan acidity cerah dan notes chocolate/fruit – cocok untuk espresso dan milk course.
Negara Kualitas Kopi TIER 2
1. Kenya
Kenya terkenal dengan kopi washed yang punya acidity tinggi, bright, dan notes blackcurrant, tomato, atau grapefruit – super expressive!
Varietas SL28/SL34 klasik, sering dipilih barista untuk highlight clarity dan complexity.
Banyak finalist WBC pakai Kenya untuk espresso atau filter karena rasanya "juicy" dan memorable.
2. Guatemala
Profil rasa balanced: chocolate, nuts, citrus, dengan body medium dan sweetness tinggi.
Region seperti Antigua atau Huehuetenango sering menang auction atau kompetisi.
Cocok untuk milk-based drink di kompetisi karena hold up well dengan susu.
3. Costa Rica
Terkenal dengan honey processed atau experimental processing (anaerobic), hasilnya super sweet, fruity (peach, honey, tropical).
Varietas seperti Villa Sarchi atau Gesha dari Costa Rica lagi naik, sering dipakai untuk signature drink inovatif.
Farm seperti Tarrazu atau Aquiares punya traceability bagus, jadi favorit barista yang suka cerita producer.
4. Honduras
Lagi booming di specialty scene, dengan kopi dari region seperti Santa Barbara atau Copan yang punya notes caramel, fruit, dan floral.
Honduras sering masuk top Cup of Excellence, dan barista pakai untuk espresso karena balanced dan clean.
Negara Kualitas Kopi TIER 3
1. El Salvador
2. Brazil
3. Indonesia
4. Nikaragua
Negara Kualitas Kopi TIER 4
1. Rwanda
2. Myanmar
Myanmar (Asia Tenggara baru naik daun) memberikan karakter medium-full body yang smooth, earthy dengan hint caramel, chocolate, dan occasional fruit seperti pineapple atau grape, cocok untuk yang suka nuansa creamy dan balanced.
Sayangnya karena dilanda perang saudara, jadi agak sulit untuk menemukan biji kopi asal Myanmar untuk sekarang ini.
3. Burundi
4. Yemen
--
Selain Lima Belas Negara di atas yang terkenal akan kualitas kopinya, negara lainnya berada di Tier 5 dan seterusnya.


