Thai Amulet, Diaspora Orang Thailand yang Unik

Thai Amulet, Diaspora Orang Thailand yang Unik

seorang pakar thailand amulet sedang menjelaskan perbedaan amulet asli dan palsu 

79percentclock - Setiap negara memiliki ciri-ciri khas yang berbeda, mempunyai kebiasaan masing-masing tersendiri yang lain daripada negara lainnya, sehingga memunculkan diaspora penduduk suatu negara yang unik.

Salah satu yang dibahas di artikel ini adalah negeri Thailand yang terletak di asia tenggara. Jika kita menyebut Thailand, pasti yang teringat pertama kali adalah soal ladyboy-nya, kemudian mungkin soal kuliner makanan pasti pada mengenal Tomyam, sebuah sop pedas ala thai. Dan juga ada saus cabai manis khas thai, serta BBQ ala Thai yang disebut mookata. Soal minuman, mereka terkenal Thai Tea dan kelapa thailand.

Kebiasaan lain yang terkenal adalah kebiasaan menggunakan nasal inhaler pada kegiatan sehari-hari. Jika tanpa menggunakan alat menthol inhaler sehari saja, seperti rasanya kurang lengkap. Mereka menyebutnya "Ya Dom", kapan saja mereka akan membawanya jika keluar rumah, seolah memberikan energi dan menghilangkan keletihan jika menghirupnya.

Dalam hal flora dan fauna, Thailand tentu saja paling terkenal dengan Gajahnya, terutama Gajah putih.

Dalam hal politik, Thailand terkenal sebagai negari yang tidak pernah dijajah oleh negara lain, tetapi dalam hal internal, sering terjadi konflik berupa kudeta oleh pihak militer, sejak tahun 1932 sampai sekarang total telah pernah ada 12x kudeta. Yang terbaru adalah tahun 2014, sejak itu posisi Perdana menteri Thailand diambil oleh Junta Militer hingga tahun 2023.

Kemudian terkenal juga dengan sistem monarki, yaitu masih menggunakan sistem kerajaan, ada raja dan pangeran. Yang tentu saja rajanya yang sekarang terkenal penuh kontroversial.

Dalam hal entertainment, tentu saja siapa sih yang tidak kenal dengan Blacklink Lisa?

Dalam hal kebiasaan unik, kalian akan menemui banyak botol fanta dijalanan yang terbuka dengan sedotan tapi tidak diminum. Hal pertama yang perlu diketahui adalah banyak orang Thailand yang percaya pada roh-roh paranormal dan mereka tidak hanya mempercayainya, mereka juga secara aktif berusaha berinteraksi dengan roh-roh tersebut. Botol Fanta merah yang dapat Anda lihat di seluruh Thailand ditinggalkan di tempat yang disebut rumah roh. dimaksudkan untuk memberikan perlindungan dari roh-roh yang dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat Thailand. Kenapa harus Fanta? karena airnya berwarna merah. Di sini saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut dan terperinci, karena artikel yang sekarang bukan soal membahas itu.

Lanjut ke topik utama, kebiasaan tidak lazim lainnya dan masih seputar hal supernatural adalah penggunaan amulet dalam kegiatan sehari-hari mereka. 

kolektor thai amulet

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga "Suan Dusit Poll" tahun 2018, ditemukan bahwa 70% orang Thailand memakai thai amulet (atau Buddha amulet), suatu angka yang fantastik, yang berarti mayoritas populasi orang Thai memakainya.

Lebih jauh, untuk orang Thailand di atas usia 40 tahun, setidaknya yang pernah memiliki atau menggunakan thai amulet setidaknya sekali selama hidupnya, angkanya diperkirakan sekitar 90%.

Polling yang dilakukan juga menyebut jenis amulet yang paling populer adalah yang bergambar Luang Phor Thuad dan juga amulet jenis Phra Somdej Toh.

Berbagai alasan orang-orang memakai Thai Amulet sangat bervariasi, 57% menyebut alasannya adalah keyakinan, ketergantungan spiritual, atau kekuatan perlindungan. Kemudian 25% mengaitkannya dengan keyakinan agama secara individual, 14% mengatakan berhubungan tradisi dan praktik Buddhis. Kemudian sisanya adalah 4%.

Jika kita berada di Thailand, akan terbiasa melihat mereka, baik tua maupun muda, mengenakan jimat di leher mereka. Hal ini menunjukkan bahwa praktik ini tersebar luas.

Di luar negeri sendiri, penggemar Thai Amulet juga cukup tersebar luas bagi kaum buddhisme terutama di negara tetangga seperti Singapore, Malaysia, Taiwan, Hong Kong, dan Indonesia. 

Biarpun terdapat negara yang mayoritas buddhisme selain Thailand seperti Kamboja, Laos, Bhutan, Myanmar, tetapi mereka kurang meminati penggunaan amulet, mungkin karena faktor ekonomi.

pengunjung sedang meneliti dengan serius di pasar amulet Thailand 

Berdasarkan sumber situs SCMP, nilai besar transaksi jual-beli untuk amulet di Thailand berkisar 1.25 milyar USD (19-20 Triliun rupiah) setiap tahunnya, belum termasuk negara lain. Suatu angka yang sangat besar. Dari luar negeri, pendapatan terbesarnya adalah dari turis asal negeri China yang sedang berada di Thailand. 

Harga amulet tergantung dari siapa pembuatnya, biksu apa, ketenarannya gimana, kesulitan membuatnya, kondisi, material, jumlah kelangkaannya dan berbagai faktor lainnya. Sehingga membuat harga sangat bervariasi dari yang murah sampai mahal mencapai angka 30 juta bath (13,3 miliar rupiah). Ada juga yang diperkirakan antara 100-150 juta bath untuk jenis Phra Somdej Rahkang Chitralada temple versi abad ke-19.

Karena pasar yang sangat bervariasi dan banyak peminat, sehingga tidak heran yang palsu pun banyak beredar di jalanan. Sehingga terkadang membutuhkan para ahli dalam memverifikasinya.

Tradisi penggunaan dan pemakaian amulet ini telah berjalan sejak waktu yang sangat lama, dimulai sekitar abad ke-19, tidak heran 7 dari 10 orang Thailand mengenakan amulet dalam kesehariannya.


Sumber: Uncle Chow Amulet

Share:
Next Post Previous Post