14 Negara Paling Percaya Mistik di Dunia: Dari Santet Indonesia sampai Jyotish India
Tidak ada peringkat resmi “paling mistik” yang mutlak, karena setiap negara punya campuran agama resmi, kepercayaan rakyat, animisme, dan takhayul yang berbeda. Mungkin data paling terbaru dan terpercaya datang dari survei Pew Research Center 2025 (35–36 negara) yang menanyakan kepercayaan terhadap sihir/kutukan/mantra, roh leluhur, roh di alam/hewan, kehidupan setelah mati, dan ramalan.
Berikut 14 negara yang secara konsisten menonjol dalam hal ini, yang menggunakan beberapa sumber dan survei, dengan nilai penguatan dominan menggunakan data dari survei Pew Research Center 2025:
1. Ghana
Ghana menempati posisi puncak dunia. Kepercayaan pada juju (sihir tradisional) dan bayie (ilmu hitam menurut orang Akan) sangat merata, baik di kalangan Kristen maupun Muslim. Banyak orang mengaitkan penyakit, kemiskinan, atau kematian mendadak dengan sihir. Fetish priest dan jimat pelindung masih banyak digunakan. Sayangnya, keyakinan ini juga memicu tuduhan sihir terhadap perempuan lanjut usia dan anak-anak.
2. India
India adalah salah satu negara paling dalam dalam hal mistik. Astrologi (jyotish) dipakai untuk menentukan hari pernikahan, nama anak, hingga keputusan bisnis. Ritual puja, vastu shastra, roh hewan dan alam, reinkarnasi, serta kepercayaan pada kutukan dan berkah masih meresap ke kehidupan urban maupun desa. Dunia gaib di sini bukan hanya cerita rakyat, sering jadi bagian dari agama dan adat.
Kepercayaan roh di hewan tertinggi (83%), industri astrologi sangat besar, banyak yang rutin ke peramal/horoskop (45%), plus kepercayaan reinkarnasi dan roh di alam. Agama dianggap sangat penting oleh mayoritas.
3. Kenya
Di Kenya, mganga (dukun/penyembuh tradisional) masih sering dikunjungi untuk masalah kesehatan, percintaan, atau bisnis. Tuduhan sihir dan penyihir terhadap orang tua, terutama perempuan, masih terjadi di beberapa wilayah pesisir dan pedesaan, bahkan sampai pengusiran atau kekerasan. Banyak keluarga mencampur doa Kristen dengan jimat dan ritual tradisional.
4. Kolombia
Kolombia punya tradisi brujería yang kuat, bercampur Katolik, kepercayaan pribumi, dan pengaruh Afrika. Ritual Tahun Baru sangat kental: memakai celana dalam kuning untuk rezeki, makan 12 anggur, membawa koper agar bisa bepergian, atau meletakkan lentil di saku. Kupu-kupu hitam di dalam rumah dianggap pertanda kematian. Di beberapa daerah, termasuk kalangan narco, praktik magis masih dipakai.
5. Nigeria
Nigeria punya ekosistem juju yang sangat hidup, terutama di kalangan Yoruba dengan sistem Ifá dan babalawo. Jimat, sumpah tradisional, dan ritual untuk kekayaan atau perlindungan masih umum. Kepercayaan ini bercampur dengan Kristen dan Islam. Sisi gelapnya: kasus ritual pembunuhan dan perdagangan organ yang dikaitkan dengan “uang mistik” masih menjadi isu sosial.
6. Afrika Selatan
Selain sihir, Afrika Selatan unggul dalam kepercayaan roh leluhur (79% percaya roh nenek moyang bisa menolong atau merugikan). Sangoma dan inyanga tetap berperan penting. Praktik muti (obat tradisional yang kadang melibatkan bahan mistis) masih ada. Banyak orang memadukan Gereja dengan ritual leluhur.
7. Chili
Chili mencatat angka tinggi untuk roh alam (74% percaya gunung, sungai, atau pohon punya roh). Keyakinan ini berpadu dengan Katolik dan tradisi Mapuche. Ritual pelindung dan takhayul sehari-hari (seperti tidak meletakkan tas di lantai agar uang tidak “hilang”) masih umum.
8. Malaysia
Malaysia tertinggi di Asia Tenggara. Bomoh masih dicari untuk masalah kesehatan, percintaan, atau “santet”. Folklor pontianak, penanggalan, dan makhluk halus lain sangat hidup. Meski mayoritas Muslim, kepercayaan rakyat pra-Islam tetap bertahan dan sering dicampur dengan doa-doa Islam.
9. Indonesia
11 12 dengan negara Malaysia. Tertinggi di dunia untuk kepercayaan kehidupan setelah mati (85%). Meskipun kepercayaan sihir/kutukan sekitar 48%, budaya dukun, santet, dan sinkretisme Islam + animisme sangat kuat. Agama juga dianggap sangat penting.
10. Thailand
11. Argentina
Argentina punya campuran Katolik, kepercayaan pribumi, dan spiritualitas populer. Banyak orang percaya pada curandero, ramalan, dan kekuatan kutukan. Ritual Tahun Baru dan perlindungan dari mal de ojo (mata jahat) masih dilakukan.
12. Peru
Peru mewarisi tradisi Andean yang kuat: Pachamama (Ibu Bumi), brujos, dan ritual di situs suci seperti Machu Picchu. Kepercayaan pada roh alam dan leluhur tetap tinggi meski Katolik dominan. Banyak yang masih melakukan pembayaran (pago) kepada Pachamama.
13. Brasil
Brasil terkenal dengan Candomblé, Umbanda, dan macumba. Ritual kepada orixá, persembahan, dan kepercayaan pada roh sangat merata, terutama di Bahia dan kalangan keturunan Afrika. Meski Katolik mayoritas, sinkretisme sangat kuat.
14. Filipina
Cerita hantu, aswang, manananggal, dan albularyo (dukun) masih kuat. Banyak yang mencampur Katolik dengan jimat, ramalan, dan ritual pelindung. Kepercayaan pada roh alam dan kehidupan setelah mati juga sangat tinggi.
---
Negara lain yang juga tinggi: Brasil (Umbanda, Candomblé, Spiritisme), Turki, Peru, Meksiko, dan Bangladesh.
Pola umumnya: negara-negara di Afrika Sub-Sahara, Asia Selatan/Tenggara, dan Amerika Latin cenderung lebih tinggi dibanding Eropa, Asia Timur, atau negara maju lainnya.
Catatan: Data ini mengukur kepercayaan, bukan seberapa “benar” atau seberapa sering praktik dilakukan.



