Prediksi Juara NBA 2026-27: Tim Mana yang Paling Favorit?
Pada tanggal 21 Oktober 2026 Waktu Indonesia Barat, akhirnya musim baru NBA bergulir kembali. Kali ini saya akan menelaah peluang klub basket NBA di musim baru 2026-27. Siapa paling difavoritkan juara?
Setelah mengamati pertandingan off-season (pra-musim) dan pertandingan pertama masing-masing klub di laga pembuka mereka dalam beberapa hari ini, saya merasa tahun ini akan lebih seru dibandingkan tahun lalu. Bayangkan saja, trade (pertukaran pemain) musim ini boleh dibilang yang paling gila dalam beberapa dekade terakhir, banyak pemain kelas all-stars dan terkenal pada pindah.
Delapan musim terakhir NBA, juaranya selalu klub yang berbeda, tidak ada yang sama, kemungkinan musim 2026027 ini juga begitu, karena peluang klub seperti San Antonio Spurs, Minnesota Timberwolves, Philadelphia 76ers, Miami Heat cukup tinggi, belum lagi Indiana Pacers mungkin akan mengulang kejayaan mereka dua tahun lalu dimana menunda juara karena cederanya Tyrese Haliburton.
Berikut adalah 8 klub yang paling berpeluang menurut pengamatan saya dari hasil pantauan pertandingan off-season (pra musim) dan laga pertama mereka di NBA season 2026-27:
1. Philadelphia 76ers
76ers berubah drastis dalam satu musim panas. Mereka menukar Jaylen Brown dari Boston Celtics (sebagai ganti Paul George + draft picks), lalu mendatangkan LeBron James (biarpun sudah usia 41 tahun) via free agency. Core-nya sekarang: Tyrese Maxey, Joel Embiid, Jaylen Brown, dan LeBron. Sedangkan pemain kelima adalah VJ Edgecombe.
Brown (All-NBA sebelumnya, Finals MVP 2024) memberi secondary creation dan kepemimpinan, sementara LeBron membawa pengalaman 4 gelar dan mentalitas juara. Maxey adalah playmaker cepat yang bisa menekan tempo, Embiid tetap pusat serangan jika sehat. Chemistry masih dalam tahap awal (mereka sudah menang lawan Knicks di opener), tapi ceiling-nya sangat tinggi jika kesehatan Embiid dan LeBron terjaga. Banyak yang melihat mereka sebagai “superteam” East.
2. San Antonio Spurs
Spurs adalah runner-up Finals 2026 dan salah satu co-favorit pasar. Victor Wembanyama (22 tahun) adalah pusat segalanya, mulai dari pemain dua arah, rim protector elite, dan sudah DPOY. Di sekelilingnya ada generasi muda: Stephon Castle, Dylan Harper, De’Aaron Fox, dan Devin Vassell.
Dengan susunan pemain muda bertalenta seperti itu, mereka akan tetap mengisi daftar klub yang berpeluang dan bersaing untuk juara di beberapa musim kedepannya.
Mereka mengalahkan Thunder di Western Conference Finals 2026. Dengan Wemby yang masih bisa naik level dan susunan roster yang dalam, Spurs punya kombinasi star power + kedalaman yang langka. Tantangan utama adalah konsistensi Wemby di awal musim dan kemampuan untuk mengalahkan tim veteran di playoff.
3. Oklahoma City Thunder
Thunder juara 2025 dan co-favorit bersama Spurs. Shai Gilgeous-Alexander (2x MVP) adalah mesin ofensif, didukung pemain center Chet Holmgren dan pemain serba bisa Jalen Williams yang kembali sehat. Roster mereka dalam dan defensifnya elite, meski kehilangan beberapa role player (Dort, Joe, Wiggins) di offseason.
Mereka sempat kalah di Game 7 WCF lawan Spurs tahun lalu. Dengan Williams sehat penuh dan sistem yang sudah terbukti, Thunder tetap kandidat terkuat di West. Kedalaman dan pengalaman playoff adalah keunggulan mereka.
4. New York Knicks
Juara bertahan 2025-26. Core hampir utuh: Jalen Brunson (Finals MVP), Karl-Anthony Towns, Mikal Bridges, OG Anunoby, dan Josh Hart. Mereka menang 53-29 tahun lalu dan mendominasi playoff dengan comeback besar.
Mempertahankan gelar selalu sulit (belum ada repeat champion sejak 2018). Namun, kontinuitas, clutch Brunson, dan pengalaman baru membuat mereka kandidat kuat East. Mereka harus membuktikan bisa mengulang performa tanpa “hangover” juara.
5. Toronto Raptors
Kawhi Leonard kembali ke Toronto (tim yang dibawanya juara 2019). Dia bergabung dengan Scottie Barnes dan roster yang sudah masuk playoff tahun lalu. Kawhi masih elite dua arah meski berusia 35, dan awal musim Raptors sudah menang besar.
Pengalaman Kawhi di playoff dan chemistry dengan Barnes bisa mengangkat Raptors lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Kesehatan Kawhi tetap faktor X.
6. Minnesota Timberwolves
Anthony Edwards adalah bintang utama (sudah 45 poin di opener lawan Heat). Tim ini punya ofensif yang explosive dan kedalaman yang solid. Mereka termasuk kandidat West yang realistis di bawah Spurs dan Thunder.
Edwards terus naik level sebagai pencetak poin dan playmaker. Kunci mereka adalah kesehatan, konsistensi, dan kemampuan melewati tim besar di playoff.
7. Miami Heat
Heat mendatangkan Giannis Antetokounmpo dari Milwaukee (bersama Bobby Portis, sebagai ganti Tyler Herro, Kel’el Ware, dll.). Duo Giannis-Bam Adebayo sangat menakutkan di dalam paint, baik ofensif maupun defensif. Erik Spoelstra adalah salah satu coach terbaik dalam mengintegrasikan bintang.
Awal musim masih struggle (0-2, meski Giannis mencetak 35+ poin di kedua laga), tapi potensi mereka jelas. Jika chemistry terbentuk dan perimeter shooting membaik, Heat bisa menjadi dark horse East.
8. Indiana Pacers
Tyrese Haliburton kembali setelah cedera Achilles yang membuat Pacers hanya menang 19 game di 2025-26. Dengan Pascal Siakam, Ivica Zubac, Andrew Nembhard, dan Aaron Nesmith, roster mereka lebih lengkap.
Dua tahun lalu, tanpa Ivica Zubac mereka dapat mencapai final NBA, musim ini ditambah seorang pemain center yang memiliki defense kuat dan persentase field goal yang tinggi, hal ini akan menambah amunisi dan mendorong Indiana Pacers lebih dekat ke cincin juara.
Haliburton adalah playmaker elite. Jika dia kembali ke level All-Star penuh dan tidak cedera, Pacers bisa menjadi ancaman di East. Mereka masih butuh waktu untuk membangun momentum setelah musim buruk, tapi potensi bounce-backnya tinggi.
Musuh utama Indiana Pacers tetap pada kesehatan Tyrese Haliburton, jika dia tidak mengalami cedera serius pada musim ini, maka Indiana Pacers akan berpeluang menunjukkan performa seperti 2 tahun silam.
Catatan Tambahan: Boston Celtics
Celtics kehilangan Jaylen Brown ke Philly, tapi masih punya Jayson Tatum (yang sedang kembali dari cedera Achilles). Mereka tetap kompetitif, meski ranking lebih rendah di daftar ini karena kehilangan secondary star dan chemistry yang berubah.



